Pencairan BPNT Tahap Ketiga Dimulai, Ini Cara Memastikan Nama Kamu Terdaftar
Di tengah situasi ekonomi yang terasa semakin berat akibat kenaikan harga kebutuhan pokok, pemerintah kembali mengambil langkah untuk membantu masyarakat. Salah satu bentuk bantuan yang diberikan adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap ketiga. Pencairan bantuan ini mulai dilakukan sejak awal Agustus 2025 dan mencakup periode Juli hingga September 2025.
Nominal bantuan yang diberikan sebesar Rp600 ribu per keluarga, yang merupakan akumulasi dari Rp200 ribu per bulan. Bantuan ini dirancang untuk menjaga kestabilan ekonomi rakyat kecil yang sedang menghadapi tantangan ekonomi.
Meski pencairan BPNT rutin dilakukan setiap tiga bulan, tidak semua warga mengetahui cara memastikan apakah namanya sudah terdaftar sebagai penerima atau belum. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui cara cek penerima bansos BPNT secara mandiri dan resmi.
Dua Cara Resmi untuk Cek Status Penerima BPNT
Pemerintah melalui Kementerian Sosial menyediakan dua metode resmi untuk memastikan status penerima BPNT. Berikut caranya:
1. Melalui Situs Web Resmi Kemensos
Kamu bisa mengunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id. Di halaman utama, kamu akan menemukan kolom pengisian data pribadi. Isilah data sesuai dengan KTP, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, hingga nama lengkap. Setelah itu, masukkan kode captcha yang tersedia dan klik tombol “Cari Data”. Jika data kamu terdaftar sebagai penerima BPNT, sistem akan menampilkan informasi lengkap mengenai status bantuanmu.
2. Melalui Aplikasi “Cek Bansos”
Bagi yang lebih nyaman menggunakan ponsel, kamu bisa mengunduh aplikasi resmi “Cek Bansos” di Play Store (untuk Android) atau App Store (untuk iPhone). Setelah aplikasi terpasang, buka dan pilih menu “Cek Bansos”. Isi data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP, lalu selesaikan verifikasi. Setelah itu, klik “Cari Data” dan hasilnya akan langsung muncul di layar ponselmu.
Jika nama kamu tercantum sebagai penerima, sistem akan menampilkan detail seperti nama penerima, usia, jenis bantuan (PKH atau BPNT), status bantuan (aktif atau tidak), serta periode pencairan yang sedang berjalan. Jika periode terbaru belum muncul, jangan khawatir. Sistem Kemensos akan terus diperbarui seiring proses distribusi di lapangan.
Waktu Pencairan BPNT Tahap Ketiga
Pencairan BPNT tahap ketiga dimulai sejak awal Agustus 2025, tetapi distribusi di setiap daerah bisa berbeda-beda. Beberapa wilayah sudah menerima bantuan di awal bulan, sementara yang lain masih menunggu hingga akhir bulan. Untuk mengetahui kapan dana bansos cair di wilayahmu, kamu bisa bertanya langsung ke kelurahan, RT/RW, atau pendamping sosial setempat. Mereka biasanya mendapatkan update lebih cepat terkait jadwal distribusi di wilayah kerjanya.
Pentingnya Memeriksa Data Secara Berkala
Jika kamu merasa sudah terdaftar sebagai penerima BPNT tapi belum melihat status terbaru di tahap ketiga ini, sebaiknya lakukan pemeriksaan berkala. Terkadang, data penerima bisa tertunda karena proses verifikasi di tingkat daerah. Jangan sampai kamu ketinggalan informasi atau bahkan kehilangan hak hanya karena lupa mengecek data.
Bagi warga yang merasa memenuhi syarat namun belum terdaftar, segera konsultasikan ke Dinas Sosial atau lakukan pembaruan data di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Update data menjadi dasar utama pemerintah dalam menentukan siapa saja yang berhak menerima bantuan sosial di setiap tahapannya.
BPNT bukan hanya sekadar bantuan pangan, tetapi juga bentuk konkret kehadiran negara di tengah rakyat yang sedang menghadapi tekanan ekonomi. Program ini diharapkan bisa menjadi penopang bagi masyarakat yang kondisi ekonominya belum stabil. Namun, kesadaran masyarakat untuk aktif mengecek data dan memperbarui informasi menjadi kunci agar hak bantuan tidak terlewat.
Jadi, jangan menunggu informasi dari tetangga. Langsung cek sendiri apakah nama kamu sudah termasuk penerima BPNT tahap ketiga atau belum. Meski nominalnya terlihat kecil, dampaknya sangat besar untuk kebutuhan dapur rakyat kecil.